BLOGGER TEMPLATES Memes

Sabtu, 01 September 2012

SEJARAH HIP HOP DANCE


SEJARAH HIP HOP DANCE


Hip-hop tari mengacu pada sosial atau koreografi tari menari gaya terutama musik hip-hop atau yang telah berevolusi sebagai bagian dari budaya hip-hop . This includes a wide range of styles notably breaking , locking , and popping which were developed in the 1970s by Black and Latino Americans . Ini mencakup berbagai gaya terutama melanggar , penguncian , dan komentar yang dikembangkan pada tahun 1970an oleh Hitam dan Amerika Latin . What separates hip-hop dance from other forms of dance is that it is often freestyle ( improvizational ) in nature and hip-hop dancers frequently engage in battles —formal or informal freestyle dance competitions. Apa yang membedakan tari hip-hop dengan bentuk-bentuk lain dari tari adalah bahwa hal itu sering gaya bebas ( improvizational ) di alam dan penari hip-hop sering terlibat dalam formal atau informal gaya bebas menari-kompetisi pertempuran. Informal freestyle sessions and battles are usually performed in a cipher , a circular dance space that forms naturally once the dancing begins. sesi freestyle pertempuran informal dan biasanya dilakukan dalam cipher, ruang dansa melingkar yang terbentuk secara alami sekali menari dimulai. These three elements—freestyling, battles, and ciphers—are key components of hip-hop dance. Ketiga unsur-freestyling, pertempuran, dan sandi-adalah komponen kunci dari tari hip-hop.
More than 30 years old, hip-hop dance became widely known after the first professional breaking, locking, and popping crews formed in the 1970s. Lebih dari 30 tahun, hip-hop dance menjadi dikenal secara luas setelah melanggar profesional pertama, penguncian, dan kru muncul dibentuk pada tahun 1970-an. The most influential groups are the The Lockers , the Rock Steady Crew , and the Electric Boogaloos who are responsible for the spread of locking, breaking, and popping respectively. Para kelompok yang paling berpengaruh adalah The lockers , para Rock Steady Crew , dan Boogaloos Electric yang bertanggung jawab atas penyebaran penguncian, melanggar, dan muncul masing-masing. Parallel with the evolution of hip-hop music , hip-hop dancing evolved from breaking and the funk styles into different forms: moves such as the ” running man ” and the “cabbage patch” hit the mainstream and became fad dances . Paralel dengan evolusi musik hip hop , hip-hop dancing berevolusi dari memecahkan dan gaya funk ke dalam bentuk yang berbeda: bergerak seperti ” berjalan orang “dan” patch kol “hit mainstream dan menjadi tarian mode . The dance industry in particular responded with studio/commercial hip-hop, sometimes called new style or LA style , and jazz funk . Industri tari pada khususnya menanggapi dengan studio / hip hop komersial, kadang-kadang disebut gaya baru atau gaya LA, dan funk jazz. These styles were developed by technically trained dancers who wanted to create choreography for hip-hop music from the hip-hop dances they saw being performed on the street. Gaya ini dikembangkan oleh penari secara teknis terlatih yang ingin menciptakan koreografi untuk musik hip-hop dari tarian hip-hop mereka melihat yang dilakukan di jalan. Because of this development, hip-hop dance is now practiced at both studios and outside spaces. Karena perkembangan ini, tari hip-hop sekarang dipraktekkan di kedua studio dan ruang luar.
Internationally, hip-hop dance has had a particularly strong influence in France and South Korea . Internasional, hip-hop tari telah memiliki pengaruh yang kuat terutama di Perancis dan Korea Selatan . France is the birthplace of Tecktonik , a style of house dance from Paris that borrows heavily from popping and breaking. Perancis adalah tempat kelahiran Tecktonik , gaya tari rumah dari Paris yang banyak meminjam dari muncul dan melanggar. France is also the home of Juste Debout , an international hip-hop dance competition. Perancis juga rumah Juste Debout , sebuah kompetisi tari hip-hop internasional. South Korea is home to the international breaking competition R16 which is sponsored by the government and broadcast every year live on Korean television. Korea Selatan merupakan rumah bagi kompetisi internasional melanggar R16 yang disponsori oleh pemerintah dan disiarkan setiap tahun tinggal di televisi Korea. The country consistently produces such skillful b-boys that the South Korean government has designated the Gamblerz and Rivers b-boy crews official ambassadors of Korean culture. [ 1 ] Negara ini secara konsisten menghasilkan seperti terampil b-anak laki-laki bahwa pemerintah Korea Selatan telah ditunjuk Gamblerz dan Sungai b-boy resmi duta besar awak budaya Korea. [1]
To some, hip-hop dance may only be a form of entertainment or a hobby. Untuk beberapa, hip-hop dance mungkin hanya suatu bentuk hiburan atau hobi. To others it has become a lifestyle: a way to be active in physical fitness or competitive dance and a way to make a living by dancing professionally. Untuk orang lain itu telah menjadi gaya hidup: suatu cara untuk aktif dalam kebugaran fisik atau tari yang kompetitif dan cara untuk membuat hidup dengan menari profesional.
Funk Styles dan renaisans California
As breaking was developing and evolving in New York , other styles of dance were developing at the same time in California . [ 21 ] Unlike breaking, the funk styles —which originated in the ’70s in California—were not originally hip-hop dance styles: they were danced to funk music rather than hip-hop music and they were not associated with the other cultural pillars of hip-hop ( DJing , graffiti writing , and MCing ). [ 21 ] [ 22 ] The funk styles are actually slightly older than breaking considering that (ro)boting (a predecessor to locking) was performed in the late 1960s. Seperti melanggar itu berkembang dan berkembang di New York , gaya tari lain yang berkembang pada saat yang sama di California . [21] Tidak seperti melanggar, yang funk gaya -yang berasal dari 70-an di California-tidak awalnya hip-hop gaya dansa : mereka menari untuk musik funk daripada hip-hop musik dan mereka tidak terkait dengan pilar budaya lainnya hip-hop ( DJing , menulis grafiti , dan MCing ). [21] [22] Gaya funk sebenarnya sedikit lebih tua dari melanggar mengingat (ro) membosankan (pendahulu untuk penguncian) dilakukan pada akhir tahun 1960.
Like breaking, the different moves within the funk styles came about with the formation of crews. Seperti melanggar, bergerak berbeda dalam gaya funk muncul dengan pembentukan kru. The Lockers were founded in Los Angeles by Don “Campbellock” Campbell who created locking. [ 23 ] They began as all black males but later women and Latinos were added to make up for the complaints of the lack of racial diversity. The lockers didirikan di Los Angeles oleh Don “Campbellock” Campbell yang menciptakan penguncian. [23] Mereka mulai seperti semua laki-laki hitam, tetapi perempuan kemudian dan Latin yang ditambahkan untuk menebus keluhan kurangnya keanekaragaman ras. One of these additions included choreographer Toni Basil who served as their manager. Salah satu penambahan ini termasuk koreografer Toni Basil yang menjabat sebagai manajer mereka. The Electric Boogaloos are another funk styles crew founded in Fresno by Sam “Boogaloo” Solomon. Para Boogaloos Listrik awak lain gaya funk didirikan di Fresno oleh Sam “Boogaloo” Salomo. Boogaloo Sam is credited for developing popping and electric boogaloo. [ 21 ] Popping got its name because when Boogaloo Sam was performing it, he would say “pop, pop, pop” under his breath as he was popping his muscles to the music. [ 24 ] [ 25 ] Electric boogaloo is a combination of boogaloo —a dance style characterized by rolling hip, knee, and head movements—and popping. Boogaloo Sam dikreditkan untuk mengembangkan dan listrik boogaloo bermunculan. [21] komentar mendapat namanya karena ketika Boogaloo Sam sedang melakukan itu, dia akan berkata “pop, pop, pop” pelan karena ia muncul otot-ototnya untuk musik. [ 24] [25] boogaloo Listrik adalah kombinasi dari boogaloo tarian gaya-ditandai dengan rolling pinggul, lutut, dan kepala gerakan-dan muncul. Sometimes it is mistakenly called electric boogie . Kadang-kadang keliru disebut sebagai boogie listrik. The bugalĂș dance was created in New York City by Cubans and Puerto Ricans and danced to mambo , soul, and R&B music. [ 26 ] Therefore calling it “electric boogie” leaves out the original essence of where the dance came from. Tari bugalĂș diciptakan di New York City oleh Kuba dan Puerto Rico dan menari untuk mambo , jiwa, dan R & B musik. [26] Oleh karena itu menyebutnya “listrik boogie” daun keluar esensi asli dari mana tarian itu berasal. Electric boogaloo lost popularity after the ’70s but it is still a respected dance form. boogaloo Electric hilang popularitas setelah 70-an tapi masih bentuk tarian dihormati. It is the signature dance style of the Electric Boogaloos (the crew). [ 24 ] Members of the Electric Boogaloos are still active traveling and teaching dance classes. Ini adalah tarian tanda tangan gaya Boogaloos Electric (kru). [24] Anggota Boogaloos Listrik masih aktif bepergian dan mengajar kelas dansa. Timothy “Popin Pete” Solomon and Steffan ” Mr. Wiggles ” Clemente are both faculty members at Monsters of Hip Hop dance convention. [ 27 ] Timotius “Popin Pete” Salomo dan Steffan ” Mr Wiggles “Clemente adalah anggota staf pengajar baik di Monster konvensi tarian Hip Hop. [27]
Though breaking and the funk styles are different stylistically they have always shared many surrounding elements such as their improvizational nature and the way they originated from the streets within Black and Latino communities. Meskipun melanggar dan gaya funk berbeda alirannya mereka selalu berbagi banyak elemen sekitarnya seperti sifat improvizational mereka dan cara mereka berasal dari jalanan dalam Hitam dan Latin masyarakat. The funk styles were integrated into hip-hop in the 1980s when the culture reached the west coast of the United States . Gaya funk yang diintegrasikan ke hip-hop pada tahun 1980 ketika budaya itu mencapai pantai barat Amerika Serikat .
Ever since hip-hop culture was embraced by the west coast, California has remained a hot bed of activity consistently producing regional dance styles. Sejak hip-hop budaya dipeluk oleh pantai barat, California tetap tempat tidur panas kegiatan secara konsisten memproduksi gaya tari daerah. In the ’70s while Fresno was known for popping and Los Angeles for locking, Oakland was known for a style called struttin . [ 3 ] The associated struttin’ crews did not have as much staying power as the Electric Boogaloos or The Lockers. Pada 70-an sementara Fresno dikenal karena komentar dan Los Angeles untuk penguncian, Oakland dikenal untuk struttin disebut gaya. [3] asosiasi struttin kru itu tidak memiliki banyak tinggal kekuasaan sebagai Boogaloos Electric atau The lockers. Thus, struttin’ faded and never became mainstream. Jadi, struttin ‘pudar dan pernah menjadi mainstream. The new millennium gave rise to a new Oakland dance style called turfing , a fusion of miming and gliding that places heavy emphasis on storytelling (through movement) and illusion . Milenium baru melahirkan gaya baru yang disebut tari Oakland turfing , perpaduan antara meniru dan meluncur yang memberikan penekanan berat pada bercerita (melalui gerakan) dan ilusi . Other than Bay Area pride, turfing has maintained its endurance due to local dance competitions and local youth programs that promote the dance as a form of physical activity. [ 28 ] On the heels of its exposure there’s another style rising out of LA called jerkin’ . Selain Bay Area bangga, turfing telah mempertahankan daya tahan, karena adanya kompetisi tari lokal dan program pemuda lokal yang mempromosikan tari sebagai bentuk aktivitas fisik. [28] Pada tumit eksposur ada lagi gaya bangkit dari LA disebut rompi ‘ . What separates this style from others is that the dancers who jerk typically wear skinny jeans . [ 29 ] This is similar to locking dancers in the ’70s who traditionally wore black and white striped shirts and socks. [ 25 ] [ note 4 ] Although established locally, both turfing and jerkin’ have not managed to break out of their own regions the way krumping has. Apa yang membedakan gaya dari orang lain adalah bahwa para penari yang brengsek biasanya memakai skinny jeans . [29] Hal ini mirip dengan mengunci penari di 70-an yang secara tradisional mengenakan kemeja berwarna putih bergaris-garis hitam dan kaus kaki dan. [25] [catatan 4] Meskipun didirikan lokal, baik turfing dan rompi masih belum berhasil keluar dari daerah mereka sendiri jalan krumping telah.
“Expression is a must in krump because krump is expression. You have to let people feel what you’re doing. You can’t just come and get krump and your krump has no purpose.” “Ekspresi adalah suatu keharusan dalam krump karena krump adalah ekspresi.. Anda harus membiarkan orang merasa apa yang Anda lakukan Anda tidak bisa hanya datang dan mendapatkan krump dan krump Anda tidak memiliki tujuan.”
Robert “Phoolish” Jones; Robert “Phoolish” Jones;
Krump Kings [ 30 ] Krump Kings [30] Krumping came about in the late ’90s within the African American communities of Compton, CA . [ 31 ] It was only seen and practiced in the Los Angeles metro area until it gained mainstream exposure by being featured in several music videos [ 32 ] and showcased in the krumping documentary Rize . Krumping muncul di tahun 90-an dalam African American komunitas di Compton, CA . [31] Ini hanya terlihat dan dipraktekkan di daerah metropolitan Los Angeles sampai mendapatkan eksposur mainstream dengan menjadi tampil dalam beberapa video musik [32] dan memamerkan dalam film dokumenter krumping Rize . Clowning (not to be confused with the clown walk ), the less aggressive predecessor to krumping, was created in 1992 by Tommy the Clown. [ 32 ] Tommy and his dancers would paint their faces and perform clowning for children at birthday parties or for the general public at other functions as a form of entertainment. [ 32 ] In contrast, krumping focuses on highly energetic battles and movements which Tommy describes as intense, fast-paced, and sharp. Pembadutan (tidak harus bingung dengan berjalan badut ), yang agresif pendahulunya kurang untuk krumping, diciptakan pada tahun 1992 oleh Tommy The Clown. [32] Thomas dan penari itu akan melukis wajah mereka dan melakukan pembadutan bagi anak-anak di pesta ulang tahun atau untuk masyarakat umum pada fungsi lainnya sebagai bentuk hiburan. [32] Sebaliknya, krumping berfokus pada pertempuran yang sangat energik dan gerakan yang Tommy menjelaskan sebagai intens, cepat, dan tajam. “If movement were words, [krumping] would be a poetry slam.” [ 31 ] “Jika gerakan adalah kata-kata, [krumping] akan puisi slam.” [31]
Compared to the funk styles, turfing, jerkin’, and krumping are relatively new. Dibandingkan dengan gaya funk, turfing, rompi ‘, dan krumping relatif baru. The cultural similarities between these street dance styles, the funk styles, and breaking have brought them together under the same subculture of hip-hop which has helped to keep them alive and evolving today. Kesamaan budaya antara jalan tari gaya, gaya funk, dan melanggar telah membawa mereka bersama di bawah subkultur yang sama hip-hop yang telah membantu untuk menjaga mereka hidup dan berkembang hari ini.

SEJARAH HIP HOP


SEJARAH HIP HOP DI INDONESIA

Kita mulai dari awal dahulu yah gan 
Hip Hop adalah sebuah gerakan kebudayaan yang mulai tumbuh sekitar tahun 1970’an yang dikembangkan oleh masyarakat Afro-Amerika dan Latin-Amerika. Hip Hop merupakan perpaduan yang sangat dinamis antara elemen-elemen yang terdiri dari MCing (lebih dikenal rapping), DJing, Breakdance, dan Graffiti. Belakangan ini elemen Hip Hop juga diwarnai oleh beatboxing, fashion, bahasa slang, dan gaya hidup lainnya.
Awalnya pertumbuhan Hip Hop dimulai dari The Bronx di kota New York dan terus berkembang dengan pesat hingga keseluruh dunia. Hip hop pertama kali diperkenalkan oleh seorang Afro-Amerika, Grandmaster Flash dan The Furious Five. Awalnya musik Hip Hop hanya diisi dengan musik dari Disk Jockey dengan membuat fariasi dari putaran disk hingga menghasilkan bunyi-bunyi yang unik. “Rapping” kemudian hadir untuk mengisi vokal dari bunyi-bunyi tersebut. Sedangkan untuk koreografinya, musik tersebut kemudian diisi dengan tarian patah-patah yang dikenal dengan breakdance. Pada perkembangannya Hip Hop juga dianggap sebagai bagian dari seni dan untuk mengekspresikan seni visual muncullah Graffiti sebagai bagaian dari budaya Hip Hop.
Ada pendapat yang mengatakan Hip Hop sebenarnya berasal dari kosakata Afro-Amerika, yakni hip yang secara harfiah dapat diartikan sebagai “memberitahu” atau “sekarang” dan akhiran hep. Ada juga pendapat lain yang mengatakan “hip hop” merupakan sebutan lain dari Bebop. Namun menurut Keith “Cowboy” Wiggins, salah satu anggota Grandmaster Flash and the Furious Five, istilah “hip hop” terinspirasi saat ia bercanda dengan temannya yang baru bergabung dengan Angkatan Bersenjata. Bunyi “hip hop” sendiri merupakan tiruan bunyian hentakan kaki tentara.
SEJARAH HIP HOP LUAR
1520 Sedwick Avenue adalah sebuah kawasan di New York yang diklaim sebagai tempat awal lahirnya komunitas HipHop. “Disinilah kami berasal”, cetus Clive Campbell, salah seorang yang merelakan lantai satu di rumahnya dijadikan sebuah markas untuk berkumpul. “Kebudayaan Hip Hop berawal dan lahir disini, yang nantinya akan tersebar di seluruh dunia, di sinilah kami barasal karena memang kami tidak memiliki tempat lain untuk bertemu, bukan di tempat lain” sahutnya. Selain nama tersebut, terdapat pula nama DJ Kool Herc yang memperkenalkan turntable pada saat itu di sebuah party pada tahun 1973. Pada awal penampilannya, DJ Kool Herc membawakan lagu-lagu dari James Brown, Jimmy Castor, dan Babe Rooth. Kool Herc pula lah yang akhirnya menciptakan scratch dan bunyi-bunyian aneh yang menimbulkan sebuah sensasi yang luar biasa pada saat itu.
HipHop terasa kurang lengkap tanpa MC. Celah inilah yang dilihat oleh Melle Mel, MC pertama pada dunia Hip Hop. Pada awalnya Melle Mel merasa bingung apa yang akan diucapkannya pada penampilan pertamanya tersebut, namun karena dirinya telah dipenuhi kebosanan dengan peraturan-peraturan dari pemerintah yang mengekang, akhirnya Melle Mel mengeluarkan rasa bencinya pada pemerintah dan pandangannya tentang kehidupan lewat lirik-liriknya. Mulai saat itu lah musik HipHop lebih banyak menceritakan tentang kehidupan disekitar masyarakat kulit hitam dan teriakan-teriakan serta protes suara hati mereka kepada pemerintahan yang berlaku tidak adil. Lirik-lirik musik Hip Hop cenderung keras dan tegas. Itulah Hip Hop.
Hip Hop sebagai kebudayaan diperjelas lagi pada tahun 1983 oleh Black Spades yang merupakan anggota dari Afrika Bambaataa dan The Soulsonic Force lewat track yang berjudul “Planet Rock”. Lagu ini merupakan sebuah musik Hip Hop yang menarik karena memiliki perpaduan antara rap yang sederhana dan irama musik disko yang diciptakan melalui drum electronic dan synthesizer. Pada tahun 1985 berulah dengan teknologi stereo, Run DMC, LL Cool J, The Fat Boys, Herbie Hancock, Soulsonic Force, Jazzy Jaz, dan Stetsasonic yang mengeluarkan album-album andalannya sehingga menjadi legenda musik Hip Hop hingga saat ini.
SEJARAH HIP HOP INDONESIA
kini perkembangan music di indonesia begitu pesat. Tapi music hiphop juga masih tetap terdengar walaupun industri musik indonesia kini begitu bersaing. bermula dari IWA K yang terinspirasi dari Almarhum Farid Hardja & Benyamin.S dengan lagunya yang berrima dan di baca sedikit cepat lalu IWA K memperkenalkan hiphop di indonesia yang kemudian disusul oleh DENADA namun kini DENADA sudah beralih ke dangdut, walaupun demikian perjalanan hiphop di indonesia masih belum berhenti. Munculah SINDICAT yang lagunya menjadi soundtrack serial sun go kong di televisi. Belanjut ke tahun berikutnya lahirlah NEO yang terkenal dengan singgelnya BORJU. Kemudian group-group music hiphop mulai semakin berkembang mulai dari SAYKOJI yang dulu bukan apa-apa namun kini karyanya menjadi top di tahun 2009-2010, dan masih banyak lagi raper2 yang mewarnai tanah air dari tahun ke tahun.
FARID HARDJA
MULANYA ia muncul berciri khas kepala botak dengan rambut lumayan tebal di sisi atas, kanan, dan kirinya. Kacamata yang dikenakannya diusahakan semirip mungkin dengan Elton John yang sedang jaya-jayanya di perjalanan dekade 1960-an itu. Beberapa tahun kemudian, penampilannya berubah, rambutnya kini menggumpal alias kribo. Metamoforsa itu terus berlanjut hingga akhirnya ia identik sebagai penyanyi tambun dengan pakaian seperti jubah besar bermotif warna-warni, persis seperti beragam jenis musik yang dijajalnya: dari rock n roll, jazz, balada, pop, disko, reggae, hingga dangdut.
Dalam kondisi seperti itu, Farid Hardja keluar dari sarangnya, memulai karirnya sebagai pelaku musik dengan lebih profesional pada kisaran 1966 itu. Di Bandung, Farid bergabung dengan grup De Zieger yang mengusung aliran rock n roll dengan acuan The Rolling Stones. Lama memersiapkan diri untuk berkembang di kota kembang, musisi subur yang kala itu masih berambut kribo tersebut mantap hijrah ke Jakarta. Di ibukota, Farid menjajal kemampuan musikalnya bersama beberapa band rock, sebut saja Cockpit dan Brotherhood pada 1974 serta Brown Bear pada 1975.
Hanya sebentar mengadu nasib di Jakarta, pada 1976 Farid memutuskan pulang kampung ke Sukabumi, tempat di mana ia dilahirkan pada 1950. Namun ia hanya tak diam. Farid bersiasat membentuk kelompok yang dominan memainkan musik rock and roll, R & B, serta country. Nama grup ini bercorak lokal, sederhana dan mudah diingat serta jauh tren band-band lokal kala itu yang getol memakai nama asing. Bani Adam, begitulah Farid memberi nama kelompok barunya itu. “Karena kita semua adalah umat Nabi Adam. Sebagai manusia, kita harus paham asal usul kita,” demikian alasan Farid.
BENYAMIN SUEB
Bukan hanya legendaris gambang kromong tapi juga bapak rap Indonesia.
SUATU hari, Ben sangat ingin bertemu Bing Slamet, artis pujaannya. Ben ingin lagu ciptaannya dinyanyikan Bing. Ben putar otak. Akhirnya dia dapat akal: lewat Ateng Ben dikenalkan pada Bing. Ben lalu menemui Bing di studionya, dan menawarkan lagunya. “Ini Bang lagunya,” kata Ben.
Bing membaca sekilas, moncoret-coret sedikit dan mengubah syairnya. Ben tampak puas. Dan benar, setelah lagu berjudul Nonton Bioskop itu dirilis –yang delapan tahun sebelumnya ditolak penyanyi Fenti Effendi –langsung meledak. Ben senang bukan kepalang. Dia pun ketagihan menulis lagu. Tapi, atas saran Bing Slamet, sebaiknya Ben menyanyikan lagu-lagunya sendiri. Anjuran Bin terbukti manjur. “Titik awal karier seni profesional Ben bermula dari band kecil bernama Melody Boys,” tulis Ludhy Cahyana dalam biografi Benyamin, Muka Kampung Rezeki Kota.
Bersama Rachman A, Rahmat Kartolo, Pepen Effendi, Imam Kartolo, Saidi, Zainin, Suparlan, Timbul, dan Yoyok Jauhari, Ben terus ngiderdari satu klab ke klab lain, satu pentas ke pentas lainnya untuk mengejar popularitas. Ketika peruntungan mulai mendekat, pemerintahan Sukarno melarang segala yang berbau Barat. Daripada disetip peraturan, Melody Boys terpaksa berganti nama menjadi Melodi Ria.
Di tengah-tengah perjuangan bermusik itu, Ben juga nyambi ngelawak agar asap dapurnya tetap mengepul. Ben pelawak alami. Darah kocak sudah mengalir deras dalam dirinya sejak kecil. Kedekatannya dengan Letnan Dading dari Kodam Jaya membawanya begabung dalam kelompok seni Kodam Jaya. Bersama Edi Gombloh dan Dul Kamdi, Ben kemudian membentuk grup lawak Trio Kambing. Mereka lalu tur ke berbagai daerah sesuai permintaan.
Ben pun lebih terkenal sebagai pelawak ketimbang penyanyi. Suatu hari di bulan Mei 1970, ia sempat ditolak menyanyi dalam sebuah show di Cirebon, “karena nama Benyamin belum terkenal, bahkan pernah ditolak menyanyi karena dianggap takut merusak show-nya Frans Daromes,” tulis Ludhy. Tapi akhirnya Ben boleh menyanyi setelah melobi kordinator pertunjukan dengan mengatakan bahwa dirinya sudah rekaman lagu Om Senang. Saat itu lagu bertema senada, Tante Girang dan Tante Sun.
SEPULANG dari Cirebon, peruntungan Ben terus membaik. Tak lama kemudian, pada 1970, Ben mulai solo karier di dunia tarik suara.Si Jampang menjadi debutnya. Dia terus mempertahankan ciri khasnya: lagu-lagunya bertema humor dan nada yang enak di telinga, tapi sedikit mengabaikan susunan kata. Dengan solo karir dia juga bebas bereksperimen. “Dia terbilang sukses meramu spontanitas Betawi dengan celoteh, yang terkadang menggerutu dan sering ngaco,” tulis Ludhy.
Buntutnya gelar bapak rap Indonesia pun dialamatkan padanya. “Suatu ketika,” kenang Zainin, “Ben iseng memainkan gambang kromong. Tiba-tiba yang lain (teman Ben-Red.) nyeletuk, ‘Kamu kan orang Betawi, kenapa tidak menyanyikan lagu Betawi?” Mulai saat itulah Ben melirik dan serius menekuni gambang kromong. Namanya pun kian meroket.
Sayang, Ben merasa jemu bersolo. Dia kembali membuat terobosan, berduet. Tapi, beberapa kali ganti pasangan, mulai Rossy hingga Rita Zahara, “prestasi” Ben kurang menggembirakan. Sampai akhirnya dia menemukan penyanyi cilik Ida Royani, nama Ben di pentas musik nasional baru benar-benar “menggelegar”.
Cing Kaji, kakak Ben, berjasa menduetkan mereka berdua. Awalnya Ida tidak tertarik. “Bayangkan, penampilan Ida yang modis dan funky, harus menyanyi bareng Benyamin yang penampilannya, ‘sudah item, dekil lagi,’” ujar Ida sebagaimana ditulis Ludhy.
Ida waktu itu sudah menjadi penyanyi top remaja. Tapi, Ida terus dipengaruhi ibunya. “Sudah, kamu coba saja dulu,” begitu ibunya menasihati Ida. Ida akhirnya menerima tawaran duet itu. Meski kaset-kaset mereka laku keras, awalnya Ida merasa berat menjalani duet itu. Teman-temannya mencap dia kampungan. Akibatnya, dia kerap menumpahkan perasaan kesalnya ke Ben. Ben santai saja menanggapinya, “Biarin Da, gue dikatain muka kampungan, tapi rezeki kita, rezeki kota.”
Duet itu terus menanjak dan kian bersinar. Sampai-sampai penyanyi top saat itu, Lilis Suryani, merasa tersaingi. Boleh jadi salah satu penyebabnya adalah kemampuan Ida nimpalin celetukan-celetukan Ben. “Kita tidak ada persiapan sama sekali. Pokoknya spontan saja,” ujar Ida.
TAK berbeda jauh dari dunia tarik suara, di dunia layar lebar pun Ben sukses tak tanggung-tanggung. Meski awalnya enggan nyemplungke dunia itu, Ben akhirnya tak kuasa menahan godaan bermain film. Bahkan, di dunia yang satu ini dia rela melanggar nasihat emaknya, sebab emaknya tak suka dengan gaya hidup para selebritas film. Ben mengalami dilema awalnya, tapi dia tetap berkuat hati untuk berjuang di dunia layar lebar. Abang angkatnya, Adung Saleh, turut mendukung pula. “Udahlah Min, jangan didenger emak, sengsara kita,” begitu nasihat Saleh kepada Benyamin.
Ben nurut nasehat abang tirinya. Debutnya dimulai saat membintangi Honey Money and Jakarta Fair (1970), yang disutradarai Misbach Djusa Biran. Kemudian tak lama setelah itu, melalui film besutan sutradara Turino Djunaidy, Intan Berduri, Ben memenangkan Piala Citra (1973) untuk kategori pemeran pria terbaik. Melalui film itu, menurut Gombloh, “langkah Benyamin dalam dunia seni seperti langsung langkah kanan, kayaknya cepat sekali dan dengan filmnya yang susul-menyusul, seperti Biang Kerok, Biang Kerok Beruntung, dan lain-lain.” Saking larisnya, Ben sempat dikontrak dua perusahaan film sekaligus. Tambah satu profesi, kesibukan Ben pun luar biasa. Mulai saat itu pula Ben menjalani tiga profesi sekaligus: menyanyi, melawak, dan main film.
Film-film Ben boleh dikata tak jauh dari penggambaran pengalaman pribadinya. Perkelahian, kejailan, humor dan lain sebagainya, hampir selalu mewarnai sebagian besar film-film yang Ben bintangi. Judul-judul film itu pun banyak yang memiliki kaitan dengan masa lalunya, semisal Biang Kerok atau Tarzan Kota. Tapi, justru dengan kesederhanaan itulah film-film Ben memiliki corak yang berbeda dari film-film pada umumnya kala itu. Banyak orang mencari-cari film-film Ben, bahkan hingga saat ini. Dengan film-film yang menggambarkan keseharian masyarakat itulah nama Ben makin melambung dan menjadi ikon etnis Betawi.
Kekuatan film-film Ben terutama terletak pada karakter Betawinya. Asal goblek, kocak, jail, tempramen, dan lain sebagainya, hampir selalu melekat pada tokoh yang Ben perankan. Dan Ben sangat gape melakoninya. Itulah yang menyebabkan kekuatan karakter seorang tokoh muncul, yang tanpa disadari turut membentuk pandangan pemirsanya. Improvisasi menjadi salah satu andalan Ben dalam berakting. “Betul-betul rajanya dalam berimprovisasi,” kata Putu Wijaya.
Selain itu, spontanitas Ben luar biasa. Tidak ada duanya. Kreativitasnya sangat mengagumkan. “Idenya selalu gila dan bagus. Meski naluri penghiburnya lebih bagus dari sutradara, dia tak pernah menganggap remeh. Sebaliknya, dia sangat menghargai dan tidak mau melangkahi wewenang sutradara. Itulah kelebihan yang tak dimiliki artis lainnya,” tulis Ludhy
IWA K
Iwa Kusuma (lahir di Bandung, Jawa Barat, 25 Oktober 1970; umur 39 tahun) atau lebih dikenal dengan nama panggungnya Iwa-K adalah seorang artis rap (rapper) dan juga seorang pelopor musik rap Indonesia.
Di Indonesia, nama Iwa sudah sangat menyatu dengan musik rap. Pada era 80-an, saat anak muda dilanda musik rock, Iwa sudah mulai bergelut dengan musik rap, sebuah genre musik yang lebih menekankan pada teknik berceloteh, dibanding instrumen musik. Kecintaannya pada musik asal Amerika Serikat ini bermula dari kesenangannya bermain breakdance. Iwa sangat terpikat oleh gaya bertuturnya yang begitu “groovy”, dinamis dan jujur sebagai medianya untuk berkreasi.
Iwa membentuk grup rap untuk pertama kalinya saat ia duduk di bangku kelas 1 SMA bersama teman-temannya, Sampai pada tahun 1989 akhirnya ia bersua dengan personil Guest Band, antara lain Macan Riupasa, Tori Sudarsono, Yudis Dwi Korana, Satya “N’ti” M, dan Gustav. Di sinilah ia memperoleh kesempatan untuk unjuk gigi di studio rekaman dan mulai ngerap bersama Guest Band. Dia juga berkolaborasi dengan dengan Melly Manuhutu dalam album Beatify (1991) yang dirilis di Jepang, hingga solo albumnya yang terkini Iwa masih mempercayakan Guest Music Production dalam memproduksi musiknya. Iwa pernah mengambil kuliah di FISIP jurusan Hubungan Internasional di Universitas Parahyangan, Bandung.
Tahun 1993 Iwa K mengukuhkan dirinya sebagai rapper lewat debut albumnya Kuingin Kembali. Setahun kemudian, penghargaan berupa BASF Award sudah di tangannya lewat album kedua yang bertajuk Topeng (1994). Album ketiga Kramotak! (1996) dan keempat Mesin Imajinasi (1998) meraih sukses yang sama.
DENADA
Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan biasa dipanggil Denada (lahir di Jakarta, 19 Desember 1978; umur 30 tahun) adalah penyanyi dan aktris Indonesia. Putri sulung pasangan Emilia Contessa, penyanyi yang terkenal pada tahun 1970-an, dan Rio Tambunan ini awalnya penyanyi pop yang kemudian mengambil spesialisasi rap, namun belakangan terjun ke dangdut.
Denada dikenal sebagai rapper papan atas Indonesia pada awal 1990-an. Ia kemudian meninggalkan karir sebagai rapper untuk melanjutkan pendidikan di Australia. Sekembalinya dari Australia, Denada mencoba kembali ke dunia musik namun berpindah jalur ke aliran dangdut. Lagu-lagu dangdutnya sukses dan Denada bahkan masuk sebagai unggulan dalam beberapa penghargaan musik, di antaranya Anugerah Musik Indonesia dan Penghargaan MTV Indonesia pada tahun 2005. Selain itu, wanita yang pernah menempuh pendidikan di Australia ini juga menggeluti dunia akting di sinetron. Beberapa sinetron yang pernah dibintanginya di antaranya “Hari-hari Mau”, “Nyari Bini”, “Rahasia Ilahi”, dan “Cahaya Surga”.
Album RAP
* Kujelang Hari (Sambutlah) (1994)
* Ini Album Gue (1997)
SINDICAT
 
Tidak ada keterangan tentang SINDICAT namun bila anda pernah denger lagu kera sakti itulah dia.
PESTA RAP – SINDICAT KERA SAKTI LYRICS
SWEET MARTABAK
Sweet Martabak are:
LINGO a.k.a Ferri
JOHN DOE a.k.a John
Additional DJs who accompany us are usually:
DJ Flame (Freesouls) – DJ Odoto (Cronik) – DJ Schizo (Freesouls)
We are very open and would really love to work together with other fellow musicians, beat makers, DJs, or singers wether in recordings or live on stage.. doing collabo or just freestyle jam..it won’t matter much to us..
..as long as we’re feeling it then we sure gonna be doing it…
If any of you guys interested please do contact us..
Right now we are working on our album (struggling hard to finish it though..) and our plan is to release it on early 2007..wish us luck guys.
NEO
NEO adalah group rap yang berdiri resmi pada tahun 1999 yang beranggotakan 5 orang yaitu Udet, Abe, Doniel, Aldy, dan Dery. Mereka bertemu pada tahun 1993 pada festival-festival rap yang pada saat itu sedang digandrungi oleh anak-anak muda. Dan sampai saat ini NEO masih konsisten dan produktif di jalur musiknya yaitu Hip Hop.
Saat ini NEO sudah mengeluarkan album sebanyak 5 album, antara lain :
1. 1999 Borju
2. 2000 Bahagia
3. 2002 Tu..La Lit.
4. 2004 NEO (self titled)
5. 2007 BOSS
Pada album 1 dan 2 NEO semua musik di produseri oleh Iwang Noorsaid setelah itu dari album ke 3-5 NEO memproduser sendiri untuk musik arrangementnya.
Penghargaan yang telah dicapai saat ini adalah 6 piala Ami (Anugerah Musik Indonesia) kategori best album, best song, best group.
Selain itu NEO juga pernah membintangi beberapa komersial/ iklan, antara lain:
1. Sepatu SandalArdiless tahun 99 dan 2000
2. Permen, Butter Nut Collins, tahun 2001
3. BRI (Tabungan Britama) tahun 2007
4. Rokok Ace Mild tahun 2007
Seiring berjalannya waktu,HIP HOP di Indonesia makin banyak peminatnya..dan makin banyak terlahir RAPPER-RAPPER baru salah satunya SAYKOJI.
NB:
Industri musik di tanah air pernah dihebohkan dengan keluarnya album kompilasi PESTA RAP pada tahun 1995. Dalam album tersebut terdapat lagu ‘Cewek Matre’ dibawakan oleh grup BLACK SKIN yang membuat album tersebut laku dipasaran. Di dalamnya juga terdapat beberapa grup yang diseleksi melalui festival yang diadakan oleh Guest Music Production. Pada tahun 1997, PESTA RAP 2 dikeluarkan dengan hit single seperti ‘Anak Gedongan’ yang dibawakan oleh grup asal Bandung yaitu SOUND DA’ CLAN dan ‘Mati Lampu’ yang dibawakan oleh grup PAPER CLIP. Juga terdapat grup SINDIKAT 31 yang membawakan ‘Kera Sakti’. Album ini di produksi sampai PESTA RAP 3. Album PESTA RAP ini membuktikan bahwa aliran musik rap/hiphop sudah dapat diterima dengan baik oleh masyarakat di Indonesia pada masa itu hingga saat ini.
Share this: